Lima
Jenis Orang
Ada lima jenis orang : Egois, Fanatik, Munafik, penipu dan bodoh / bijak, yaitu :

Ada lima jenis orang : Egois, Fanatik, Munafik, penipu dan bodoh / bijak, yaitu :
Orang Egois
Orang egois akan menganggap dirinya paling dan selalu mengangap dirinya paling benar serta melihat orang lain di bawahnya dan perlu diluruskan. Orang yang seperti ini akan selalu tertipu dan pada akhirnya ia selalu menyesali perbuatannya.
Orang Fanatik
Orang fanatik akan menganggap dirinya sudah suci dan masuk surga, ia menganggap orang lain tersesat dan harus disucikan. Orang seperti ini akan selalu menonjolkan ajarannya dan berkata katanya, padahal ia sendiri masih tidak yakin apa ini benar / salah.
Orang seperti ini biasanya sangat sensitif dan cepat bersemangat, tetapi cepat turun. lama kelamaan ia bingung dan akhirnya ia malah meninggalkan ajaran sebenarnya serta tidak mau mengikuti ajaran yang dulu ia banggakan.
Orang Munafik
Orang munafik akan menganggap dirinya penting dan tidak memperdulikan orang lain, ia hidup untuk dirinya sendiri sampai-sampai ia mengikari keinginan hatinya, kerjaannya menutupi keinginannya dan berpura-pura tidak mau dan mengingkari kemauannya sendiri.
Hati dan perkataan tidak sama. Mau / tidak mau sangat sulit di bedakan, ia hidup dalam penyangkalan diri sendiri dan kahirnya ia tidak bisa tahu apa itu kebahagiaan.
Orang Penipu
Orang penipu akan menganggap dirinya paling pintar padahal ia tahu ia tidak seberapa pintar. Ia berusaha mengalahkan dan mencari kelemahan orang lain, kemudian ia bersikap bagai guru besar dan pengajar paling benar, kerjaannya membuat orang fanatik dan percaya padanya, sesudah ia akan mencari keuntungan dari orang itu. Ada pepatah berkata, "Kebijakan orang bijak juga dipelajari oleh penipu."
Orang Bodoh / Bijak
Ia hidup apa adanya dan bersikap apa adanya, terkadang ia membuang kesempatan karena melihat kebenaran, ia menolak keuntungan demi kejujuran, melihat kenyataan dan menjalani kenyataan.
Orang egois akan menganggap dirinya paling dan selalu mengangap dirinya paling benar serta melihat orang lain di bawahnya dan perlu diluruskan. Orang yang seperti ini akan selalu tertipu dan pada akhirnya ia selalu menyesali perbuatannya.
Orang Fanatik
Orang fanatik akan menganggap dirinya sudah suci dan masuk surga, ia menganggap orang lain tersesat dan harus disucikan. Orang seperti ini akan selalu menonjolkan ajarannya dan berkata katanya, padahal ia sendiri masih tidak yakin apa ini benar / salah.
Orang seperti ini biasanya sangat sensitif dan cepat bersemangat, tetapi cepat turun. lama kelamaan ia bingung dan akhirnya ia malah meninggalkan ajaran sebenarnya serta tidak mau mengikuti ajaran yang dulu ia banggakan.
Orang Munafik
Orang munafik akan menganggap dirinya penting dan tidak memperdulikan orang lain, ia hidup untuk dirinya sendiri sampai-sampai ia mengikari keinginan hatinya, kerjaannya menutupi keinginannya dan berpura-pura tidak mau dan mengingkari kemauannya sendiri.
Hati dan perkataan tidak sama. Mau / tidak mau sangat sulit di bedakan, ia hidup dalam penyangkalan diri sendiri dan kahirnya ia tidak bisa tahu apa itu kebahagiaan.
Orang Penipu
Orang penipu akan menganggap dirinya paling pintar padahal ia tahu ia tidak seberapa pintar. Ia berusaha mengalahkan dan mencari kelemahan orang lain, kemudian ia bersikap bagai guru besar dan pengajar paling benar, kerjaannya membuat orang fanatik dan percaya padanya, sesudah ia akan mencari keuntungan dari orang itu. Ada pepatah berkata, "Kebijakan orang bijak juga dipelajari oleh penipu."
Orang Bodoh / Bijak
Ia hidup apa adanya dan bersikap apa adanya, terkadang ia membuang kesempatan karena melihat kebenaran, ia menolak keuntungan demi kejujuran, melihat kenyataan dan menjalani kenyataan.