Showing posts with label TOKOH. Show all posts
Showing posts with label TOKOH. Show all posts

Sunday, 22 September 2013

Jangan hanya melihat dari satu sisi, baik dan buruk itu relatif





(tulisan ini dibuat bukan untuk mengungkap sejarah karna sejarah milik pemenang perang namun untuk membuktikan bahwa baik dan buruk itu relative dan jangan hanya melihat hanya dari satu sisi)


Dalam kisah Ramayana diceritakan bahwa perang antara Rama dan Rahwana disebabkan oleh Rahwana yang menculik Dewi Sintha,istri Sri Rama.  Rama digambarkan dengan seseorang yg baik, tampan dan jujur, seorang ksatria yang gagah berani sebaliknya Rahawana selalu digambarkan sebuah pribadi yg kejam, namum ada beberapa hal yang janggal yang ditemukan setelah membaca cerita Ramayana. Berikut kronologi Kisah Ramayana.

1.      Sri Rama adalah anak Raja Ayodyapura namun karena ayahnya telah berjanji kepada salah satu istrinya maka adik tirinyalah yang menjadi Raja Ayodyapura, adiknya bernama Bharata.kemudian ia dan adiknya yang bernama laksmana pergi kedalam hutan bersama istrinya, dewi sita yang ia menangkan melalui sayembara.
2.      Ketika melakukan pertapaan, adik perempuan dari raja Alengka, melihat mereka bertiga.
3.      Adik Rahwana merasakan jatuh cinta kepada laksmana ( adik Sri Rama) namun laksmana menolak cinta dari adik Rahwana karena telah bersumpah untuk membujang seumur hidup dan setia kepada Sri Rama. Laksmana kemudian memotong hidung dari adik Rahwana.
4.      Adik Rahwana mengadu kepada Rahwana bahwa ia telah disakiti oleh laksmana,kemudian dengan amarah Rahwana mencari laksmana namun ia terpesona oleh paras dewi sita.
5.      Ia kemudian berubah menjadi kijang emas, saking indahnya kijang itu. Dewi sita merengek-rengek kepada Sri Rama untuk menangkap kijang tersebut,kemudian Sri Rama meminta adiknya untuk menjaga dewi sita. Sri Rama akhirnya mengejar kijang tersebut hingga jauh kedalam hutan.
6.      Setelah sekian lama tidak kembali,dewi sita meminta laksmana untuk menyusul Sri ram kedalam hutan, akhirnya laksmana menuruti permintaan dewi sita dan membuatkan lingkaran yang tidak dapat di tembus oleh siapapun dan meminta dewi sita agar tidak keluar dari lingkaran tsb hingga mereka kembali.
7.      Rahwana akhirnya menyamar sebagai pengemis tua yang kelelahan dan meminta sedekah kepada dewi sita, akhirnya dewi sita keluardari lingkaran tersebut,kemudian rahwana membawa lari dewi sita namun di perjalanan ke Alengka,ia dihalangi oleh jatayu, terjadilah perang antara Jatayu dan Rahwana, Akhirnya Jatayu kalah.
8.      Sesampainya di Alengka,rahwana membuatkan istana yang megah dengan taman yang indah serta beberapa dayang – dayang terbaik untuk menemani dewi sita.
9.      Sekembalinya dari hutan Sri Rama dan Laksmana tidak menemukan dewi sita, akhirnya mereka mencari di sekeliling daerah tersebut. Kemudian mereka bertemu dengan Jatayu yang Sekarat. Dan jatayu memberitahukan bahwa Dewi sita diculik oleh rahwana ke Alengka.
10.  Dalam perjalanan ke Alengka Sri Rama bertemu dengan sugriwa, yang disiksa oleh subali, dan dengan bantuan Sri Rama,akhirnya Subali Berhasil di bunuh, sugriwa akhirnya naik tahta dan menjadi Raja. Dan ikut membantu membangun Jembatan menuju Alengka.
11.  Sesampainya di Alengka mereka menyerang kerajaan Alengka dan dengan bantuan dari Wibisana, adik dari Rahwana, Rahwana akhirnya gugur di medan perang  dan menyelamatkan dewi sita.
12.  Laksmana menjadi Raja di Alengka, menggantikan Rahwana karna saudara – Saudaranya beserta anak – anak dari Rahwana telah gugur di medan perang.
13.  Sri Rama meminta dewi sinta melompat kedalam api untuk membuktikan bahwa dewi sita masih suci.


Dari kisah tersebut ada beberapa hal yang mungkin bisa di pertimbangkan dalam penggambaran tokoh di cerita Ramayana.
-          Rahwana digambarkan sebagai sosok Raja yang Jahat,Kejam dan  beberapa Sifat Buruk lainnya. padahal ia adalah sosok perwira yang digambarkan sangat romantic dan juga setia kepada negaranya.
-          Namun ia membuatkan sebuah istana yang megah dengan taman yang indah untuk dewi sita. Jika ia digambarka memiliki sifat – sifat buruk tersebut,mengapa ia harus membuatkan istana yang indah untuk dewi sita.
-          Selama “disekap” tidak pernah sekalipun Rahwana menyentuh dewi sita, jika rahwana memang memiliki sifat – sifat Raksasa, mengapa ia harus sabar menunggu dewi sita dan tidak memaksa dewi sita dengan cara – cara yang kejam ( rahwana Digambarka sebagai raja yang sangat kejam)
-          Rahwana membuktikan bahwa ia adalah lelaki yang romantis dengan memiliki banyak istri.
-          Untuk memperjuangkan cintanya kepada dewi sita,ia rela memenggal kepala anaknya yang memiliki wajah yang mirip dengan Sri Rama. Dan diberikan kepada dewi sita.
-          Untuk membela negaranya yang diserang oleh sri Rama, Rahwana beserta semua saudara dan anak - anaknya gugur di medan perang.
-          Kumbakarna, adik Rahwana digambarkan sebagai sosok yang kerjanya hanya makan dan tidur namun banyak kisah yang mengangkat bagaimana sifat keperwiraanya dan Cinta negaranya kepada kerajaan Alengka.
-          Indrajit merupakan anak kesayangan dari rahwana, namun ia gugur bersama kesetiaannya terhadap sang ayah dan negaranya. 
-          Diceritakan dari sebuah sumber ketika Rahwana Gugur, kematiannya diiringi oleh isak tangis dari rakyat Alengka dan para istrinya. Sungguh aneh jika seorang yang dictator dan kejam mendapat iring – iringan tangis kehilangan dari para istri dan rakyatnya.
-          Bahkan ada beberapa sumber yang menyatakan bahwa Rahwana sangat dipuja di Sri Langka.
-          Beberapa kemenangan dari pihak Sri Rama diceritakan dilakukan denga tipu muslihat, seperti meminta wibisana untuk memberitahu kelemahan – kelemahan dari Rahwana dan beberapa saudaranya.
-          Ada istilah cinta tidak mengenal masa lalu maupun masa depan,harta dan tahta dan menerima pasangannya apa adanya., namun Sri Rama meminta dewi sita untuk melompat kedalam api untuk membuktikan bahwa ia masih suci.

etelah Sinta kembali ke tangan Rama mengapa Rama masih mempertanyakan kesucian Sinta bahkan sebagai pembuktian Sinta rela nyemplung kedalam api.??  - See more at: http://muassamudra.blogspot.com/2013/01/belajar-cinta-kepada-rahwana.html#sthash.GB97CCr3.dpuf


-          Wibisana, adik dari Rahwana digambarkan sebagai sekutu yang membantu sri rama untuk membunuh Rahwana dengan cara memberitahu kelemahan – kelemahan Rahwana dan strategi perang Alengka. Dimanakah letak setia kepada Negara dan rasa persaudaraannya?

di balik penggambaran itu, Sri Ramapun memiliki banyak kelebihan seperti mau mengalah demi kasih sayangnya kepada ayahnya. Dan laksmana mau mengabdi dan setia kepada kakaknya walaupun kakaknya bukan kakak kandungnya dan pada saat itu sri rama hanyalah seseorang yang tidak memiliki kekuasaan yang akan pergi kedalam hutan untuk pengasingan. Begitu juga dengan dewi sita yang tidak tergoyahkan oleh Raja yang sangat Romantis bernama Rahwana. Bahkan Sri Ram digambarkan sebagai awatara ke 7. Awatara adalah Titisan dari dewa Wisnu sebagai pemelihara yang turun kedunia untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran.
sebuah kehidupan pasti memiliki warna  hitam dan putih. Antara kebenaran dan kejahatan.. Semua itu seakan menjadi refleksi dlam hidup ini. Tapi itu bukan hal yg absolute. Melainkan sesuatu hal yg relatif. Terkadang yang hitam tidaklah selalu hitam dan yg putih tidak selalu putih. tapi memang seperti itulah kenyataannya. dan terkadang didalam sesuatu hal yg buruk tersimpan sesuatu hal yg baik. Kecenderungan manusia itu slalu menilai sesuatu dari sisi buruknya saja.

Apalagi kalau orang sudah di cap sebagai pribadi yang g buruk karena cerita di masa lalunya maka tidak ada satu pun sesuatu kabaikan dari dirinya yg pantas di hargai. Inilah mindset keliru yg dimiliki oleh masyarakat. Bahkan ada kata kata bijak yang menyatakan bahwa semua orang suci memiliki masa lalu dan seorang pendosa pun masih memiliki masa depan jadi, sangat salah jika masih menghakimi seseorang hanya melihat dari satu sisi.

Hitam dan putih, baik dan buruk itu relatif, smua berjalan scara beriringan atau dalam agam hindu di sebut juga dengan  RWABINEDHA ( keseimbangan) . lebih baik, melihat sesuatu itu dari banyak perspektif sehingga kita bisa mendapatkan lebih banyak pelajaran.

Lord Baden Powell




Baden-Powell dilahirkan di Paddington, London pada 1857. Dia adalah anak ke-6 dari 8 bersaudara. Pada tahun 1876, Baden-Powell bergabung dengan 13th Hussars di India. Pada tahun 1895 dia bertugas dengan dinas khusus di Afrika dan pulang ke India pada tahun 1897 untuk memimpin 5th Dragoon Guards. Baden-Powell saling berlatih dan mengasah kemahiran kepanduannya dengan suku Zulu pada awal 1880-an di jajahan Natal Afrika Selatan di mana resimennya ditempatkan dan ia diberi penghargaan karena keberaniannya. Ada 3 penghargaan yang diberi angkatan perang Zulu yaitu:
impessa : serigala yang tak pernah tidur, karena dia sering berjaga-jaga saat malam.
kantankye : orang pemakai topi lebar, karena dia selalu memakai topi lebar.
m'hlalapanzi: orang bertiarap yang siap menembak.
Baden-Powell kemudian ditempatkan di dinas rahasia selama 3 tahun di daerah Mediterania yang berbasis di Malta. Dia kemudian memimpin gerakan ketentaraannya yang berhasil di Ashanti, Afrika, dan pada usia 40 dipromosikan untuk memimpin 5th Dragoon Guards pada tahun 1897. Beberapa tahun kemudian, dia menulis buku panduan ringkas bertajuk "Aids to Scouting", ringkasan ceramah yang dia berikan mengenai peninjau ketentaraan, untuk membantu melatih perekrutan tentara baru. pada 16 Mei 1900, ia naik pangkat sebagai Mayor Jendral, Baden-Powell menjadi pahlawan nasional.
Setelah kembali, Baden-Powell mendapati buku panduan ketentaraannya "Aids to Scouting" telah menjadi buku terlaris, dan telah digunakan oleh para guru dan organisasi pemuda. Kembali dari pertemuan dengan pendiri Boys' Brigade, Sir William Alexander Smith, Baden-Powell memutuskan untuk menulis kembali Aids to Scouting agar sesuai dengan pembaca remaja, dan pada tahun 1907 membuat satu perkemahan di Brownsea Island bersama dengan 22 anak lelaki yang berlatar belakang berbeda, untuk menguji sebagian dari idenya. Buku "Scouting for Boys" kemudian diterbitkan pada tahun 1908 dalam 6 jilid. Anak – anak remaja itu kemudian membentuk "Scout Troops" secara spontan. dan gerakan Pramuka berdiri tanpa sengaja, Gerakan pramuka berkembang seiring dengan Boys' Brigade.
Suatu pertemuan untuk semua pramuka diadakan di Crystal Palace di London pada 1908, di mana Baden-Powell menemukan gerakan Pandu Puteri yang pertama. Pandu Puteri kemudian didirikan pada tahun 1910 di bawah pengawasan saudara perempuan Baden-Powell, Agnes Baden-Powell. Pada Januari 1912 Baden-Powell bertemu calon isterinya Olave Soames di atas kapal penumpang (Arcadia) dalam perjalanan ke New York untuk memulai Lawatan Pramuka Dunia. Olave berusia 23, Baden-Powell 55, dan mereka berkongsi tanggal lahir. Mereka bertunangan pada September tahun yang sama. mereka melangsungkan pernikahan secara rahasia pada 30 Oktober 1912.
Baden-Powell dianugerahi gelar Baronet pada tahun 1922, dan bergelar Baron Baden-Powell, dari Gilwell dalam County Essex, pada tahun 1929. Taman Gilwell adalah tempat latihan Pemimpin Pramuka Internasional. Baden-Powell dianugerahi Order of Merit dalam sistem penghormatan Inggris pada tahun 1937, dan dianugerahi 28 gelar lain dari negara-negara asing. Pada 1938 Royal Academy of Sweden menganugerahkan Lord Baden-Powell dan semua gerakan Pramuka hadiah Nobel Perdamaian untuk tahun 1939.
pada tahun 1939 dia pindah ke sebuah rumah yang dibangunnya di Kenya, negara yang pernah dilawatinya untuk berehat. Dia meninggal dan dimakamkan di Kenya, di Nyeri, dekat Gunung Kenya, pada 8 Januari 1941.


Thursday, 8 August 2013

Abraham Lincoln,



Abraham Lincoln, 


tahun 1831 dia menagalami kebangkrutan dalam usahanya.
Tahun 1832 dia menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal.
Tahun 1833 dia kembali bangkrut.
Tahun1835 istrinya meninggal dunia.
Tahun 1836 dia menderita tekanan mental yang sangat berat dan hampir saja masuk rumah sakit jiwa. 
Tahun1837, dia kalah dalam suatu kontes pidato.
Tahun 1840, ia gagal dalam pemilihan anggota senat AS.
Tahun 1842, dia menderita kekalahan untuk duduk di dalam kongres AS.
Tahun 1848 ia kalah lagi di kongres.
Tahun 1855, lagi-lagi gagal di senat.
Tahun 1856 ia kalah dalam menduduki kursi wakil presiden.
Tahun 1858 ia kalah lagi di senat.
Tahun 1860 akhirnya dia menjadi presiden Amerika Serikat.
 

Itulah sepenggal perjalanan Abraham Lincoln. Presiden yang Menginspirasi banyak orang dan juga menjadi Legenda. Kisah Hidupnya banyak di jadikan sebagai Motivasi untuk menjadi pantang menyerah dan ingat kepada sesama (Abraham Lincoln adalah president amerika pertama yang menghapus perbudakan)


Lincoln lahir di Kentucky, AS, di mana ayahnya bekerja sebagai tukang kayu. Ia telah kehilangan ibunya sejak usia dini, kemudian ayahnya menikah lagi. Namun Lincoln dan saudara perempuannya sangat mencintai ibu tirinya itu.

Pertama kali Lincoln menyaksikan Perbudakan, adalah ketika ia menyewa kapal angkut untuk membawa muatan menuju New Orleans di tahun 1828. Kemudian, ketika ia mengunjungi kota itu untuk ke dua kalinya, ia berjanji kepada dirinya sendiri bahwa ia harus menghapus praktik perbudakan ini.

Lincoln tidak mengikuti pendidikan seperti pada umumnya, namun ia giat belajar membaca dan menulis sampai berhasil menjadi seorang pengacara. Meskipun kadang-kadang dia dianggap sebagai seorang ‘homo’ oleh para tetangga karena tingkah dan cara berpakaiannya, namun ia cukup supel kepada warga sekitar. Ini semata-mata karena ia memiliki rasa humor yang menonjol dan selalu membuat orang lain gembira. Cinta pertamanya jatuh pada seorang wanita bernama Anne Rutledge, anak tetangga pemilik losmen di mana ia tinggal. Ayah Anne-lah yang menyarankan agar Lincoln terjun ke dunia politik.

Di awal karir, Lincoln terpilih menjadi anggota DPRD untuk wilayah Illinois pada tahun 1834. Kemudian terpilih kembali pada tahun 1838 dan tahun 1840. Ketika itu, ia bertemu seorang bernama Stephen Douglas, yang kemudian menjadi saingan baik dalam soal cinta maupun urusan politik. Mary Todd, perempuan yang mereka perebutkan, berasal dari Kentucky, lebih memilih Lincoln sebagai suami, namun pernikahn mereka tidak bahagia. Pada tahun 1842, setelah setahun pernikahan mereka, Lincoln membuka biro hukum dengan seorang teman bernama William H. Herndon. Persahabatan kedua orang ini ternyata terus bertahan hingga akhir hayat Lincoln. Di kemudian hari, Herndon-lah yang menulis biografi Abraham Lincoln.


Pada tahun 1846, Lincoln terpilih menjadi anggota Kongres. Namun keanggotaannya tidak diperpanjang karena ia mengusulkan undang-undang untuk meng-akhiri perbudakan di distrik Columbia. Karena kecewa, ia kembali mengaktifkan biro hukumnya. Ia menghentikan kegiatan politiknya untuk beberapa waktu, namun kemudian ia lebih dikenal oleh masyarakat sebagai pengacara yang jujur.

Nyatanya, Lincoln tak bisa berhenti terlalu lama dari dunia politik. Pada tahun 1854, isu perbudakan membuatnya terjun kembali ke dunia politik. Taampaknya ia harus bersaing dengan Stephen Douglas, yang mencoba menundukkan wilayah Selatan Amerika yang mendukung perbudakan, sementara wilayah Utara menentangnya. Lincoln tak menyangka bahwa setengah dari negeri ini mempertahankan praktek perbudakan ketika separuh saudara sebangsanya menentang. Ia berfikir, tak mungkin bangsanya terdiri dari separuh budak separuh bukan. Bagaimanapun, ternyata Lincoln terpukul pada putaran pertama melawan Douglas, dalam memperebutkan kursi Senat AS.

Meski kali ini ia kalah, pada bulan Mei 1860, Lincoln terpilih sebagai calon presiden dari Partai Republik. Sementara itu, Partai Demokrat menyerangnya habis-habisan, dan mereka menyebutnya sebagai 'pengacara kacangan', 'tak becus berbahasa Inggris' dan sebagainya. Namun akhirnya, ia ternyata terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat. Empat hari setelah ia menjadi Presiden, negara bagian Selatan itu keluar dari Federasi Amerika Serikat. Negara-negara Selatan itu kemudian membentuk sebuah Konfederasi sendiri. Lincoln merasa sedih karenanya, dan berusaha mengupayakan diakhirinya pemisahan tersebut. Tetapi, konflik antara Utara dan Selatan itu malah semakin memuncak dan menjadi Perang Sipil. Lincoln terus berusaha menghentikan konflik tersebut sekuat tenaga meskipun tak berhasil.

Untuk memahami latar belakang politik terjadinya Perang Sipil Amerika, perlu dijelaskan bagaimana asal mula Amerika terbentuk. Pada abad ke 17, para pendatang dari Inggris, Perancis, Spanyol, Belanda dan Jerman dating ke Amerika Utara, yang mereka anggap sebagai negeri tak berpenghuni yang baru mereka temukan. Mereka datang demi mencari kemakmuran, mendapatkan kebebasan beragama, serta untuk memperluas kekuasaan negeri asal mereka dan membangun imperium baru. Kerajaan Inggris kemudian menerapkan Undang-Undangnya di situ, sehingga negeri yang baru itu mereka sebut sebagai New England. Seusai perang kemerdekaan Amerika, wilayah-wilayah bebas itu kemudian membentuk federasi yang kemudian mereka sebut Amerika Serikat. Masing-masing Federasi baru ini sepakat untuk tetap mengurusi pemerintahannya sendiri-sendiri, meskipun mereka juga harus mengurusi kepentingan bersama. Karena, hal-hal seperti Pertahanan tetap menjadi urusan bersama.

Bagian selatan Amerika yang bergabung dalam federasi, mengembangkan pertaniannya yang bergantung pada tenaga perbudakan. Bagian utara lebih banyak bergantung pada perdagangan dan industri, meskipun tetap menganggap penting pertanian. Karena itu tak ada perbudakan di utara. Sementara, soal perbudakan menjadi isu panas bagi wilayah yang baru bergabung ke dalam Perserikatan, sedangkan rakyat di negara-negara bagian ini belum betul-betul siap dengan soal perbudakan itu. Sementara undang-undang Amerika menyatakan semua manusia sama-sama berhak atas 'kehidupan dan kebebasan untuk memperoleh kebahagiaan', namun juga melindungi hak milik pribadi. Budak adalah milik pribadi. Pendapat bahwa budak merupakan milik pribadi sangat bertentangan dengan pendapat lain bahwa para budak adalah menusia yang juga memiliki hak atas kemerdekaannya. Inilah yang menjadi dasar persoalan bagi orang-orang di seluruh wilayah AS itu.

Sebenarnya banyak segi yang bisa dilihat dari isu ini. Pertama, apakah memperbudak manusia juga adalah sebuah hak? Saat ini, perbudakan sudah tidak dibenarkan di banyak negeri lain di seluruh dunia. Semua orang setuju bahwa jelas tidak dibenarkan mengekang kebebasan orang lain. Namun orang-orang Selatan telah mengeluarkan banyak uang untuk membeli budak-budak. Kehidupan social, ekonomi, dan politik mereka berjalan di atas dasar kepemilikan budak-budak. Jadi, sesungguhnya tak sulit memahami betapa pentingnya praktik perbudakan bagi mereka.

Ada pula sisi politisnya dalam problem kepemilikan budak bagi negeri-negeri Selatan. Bagaimana menjalankan sebuah 'Union States' bila beberapa wilayah terdiri dari 'orang-bebas' sementara lainnya adalah 'budak'? Meski, memang ini yang diinginkan pesaing Lincoln, Douglas. Jelas negeri-negeri Selatan khawatir bila semakin banyak wilayah Federasi yang 'jadi-bebas', maka perbudakan akan jadi benar-benar dihapuskan. Mereka pikir bila ini terjadi, mereka akan bangkrut, baik secara sosial maupun politik. Jalan satu-satunya mungkin harus membentuk dua federal yang terpisah. Tetapi ini pun ternyata tak mungkin.

Segera setelah Lincoln terpilih sebagai Presiden, wilayah Selatan mundur dari federasi. Pada 12 April 1861, wilayah Selatan menyerang wilayah Utara di kota Fort Sunter. Perang Sipil atau 'Perang antara negara-negara bagian federasi' telah dimulai.

Ada perbedaan-perbedaan yang besar antara Utara dan Selatan. Di wilayah Utara lebih banyak populasi kulit putihnya. Mereka lebih maju dalam bidang produksi barang sementara Selatan lebih baik dalam pertanian. Dalam banyak hal, Utara melebihi Selatan, meski militer wilayah Selatan amat terampil, nyatanya perang lebih banyak terjadi di Selatan. Meski mereka lebih baik dalam hal bertempur. Peperangan tidak mudah mereka menangkan. Seperti kita ketahui, setelah beberapa penyerangan, wilayah Utara memenangkan peperangan. Ketika perang berlangsung, Lincoln, tetap mendesak diadakannya pemilihan lagi di akhir masa ia menjabat sebagai Presiden, dan ternyata ia terpilih kembali untuk periode berikutnya.

Pada bulan November 1863, dalam pertempuran Gettysburg, Lincoln menyampaikan pidato, yang dikenang sepanjang sejarah. Ia mengatakan “…lahir sebuah bangsa baru, yang didirikan berdasarkan kebebasan yang menjunjung tinggi pengakuan bahwa semua manusia diciptakan sederajat.” Kata-kata Lincoln di Gettysburg ini memberi dua prinsip kebebasan dan kesamaan – yang menjadi dasar didirikannya negara Amerika.

Lincoln meninggal dengan cara yang tak disangka-sangka. Saat sedang menyaksikan teater bersama istrinya, ia ditembak oleh seorang bernama John Wilkes Booth. Kematian menjemputnya tatkala perdamaian telah sampai bagi Amerika. Mungkin itu merupakan puncak peristiwa yang harus terjadi sebagai tumbal berakhirnya perbudakan di Amerika. Setelah kematiannya, Lincoln dikenal sebagai orang besar, dan cita-cita yang telah ditegakkannya terus dipertahankan oleh seluruh warga Amerika.
"Tak pernah sekali pun saya berusaha untuk dikenang dunia, hidupku ini kubaktikan pada peristiwa-peristiwa di sekitar, bagi generasi dan jamanku, semata-mata agar diriku terjalin dengan sesuatu yang penting bagi sesamaku". 

Itulah kata-kata Abraham Lincoln saat ia berusia 32 tahun. Kekecewaan yang datang beruntun membawanya ke suatu titik dimana ia ingin mengakhiri hidupnya. Lincoln menulis kata-kata di atas saat ia memutuskan untuk memulai lembaran baru dalam hidupnya. Di kemudian hari, ia menjadi salah satu Presiden Amerika yang paling dikenal dan dicintai masyarakat. Namanya terkenal ke seluruh dunia sebagai seorang yang mengakhiri Perbudakan di Amerika.

Ref : http://pustakabiografi.blogspot.com/2008/05/abraham-lincoln.html