Thursday, 8 August 2013

The Story of Hellen Keller


Hellen Keller


Kebaikan adalah hal yang bisa didengar oleh orang tuli
dan bisa dilihat oleh orang buta
– Mark Twain


Face your deficies and acknowledge them but do not let them master to you.
Let them teach you patience ,sweetness and insight.
(hadapi kekuranganmu dan hadapi itu tapi jangan biarkan merka manguasaimu,
 biarkan mereka mengajarkan kesabaran dan pengertian)
-Hellen Keller


Helen Adam Keller lahir di Tuscubia 27 Juni 1880,dan meninggal di Easton Connecticut 1 juni 1968 pada umur 87 tahun. Ia adalah seorang penulis, aktivis politik dan Dosen Amerika. Ia menjadi Pemenang dari Honorary Univercity Degrees Women’s Hall of Fame, The presidential Medal Of Freedom, the Lions award, Bahkan Film Tentang Kisah Hidupnya meraih 2 Piala Oscar.
Ia menulis artikel serta Buku – Buku Terkenal diantaranya The World I Live In dan The story of my Life. Dan menjadi literature klasik di amerika.

 
Ia Lahir normal. Pada usia 19 bulan ia diserang penyakit misterius yang menyebabkan kebutaan dan tuli. Ketika anak lain ingin segelas susu atau sepotong roti mereka bias menangis dan orang tua mereka akan cepat mengerti namun tidak bagi Hellen Keller. Ia tidak dapat melakukan hal tersebut. Sehingga ia menjadi sangat liar dan tidak dapat di ajar sampai berumur 7 tahun. Pada tanggal 3 maret 1887 saat itulah kehidupan hellen Keller Berubah,seorang Guru didatangkan oleh Orang tuanya yang bernama Annie Sullivan dari Institut Perkins Boston. Sangat jelas jika mengajar hellen Keller Bukan perkara yang mudah, ia (hellen Keller) Liar dan ingin menang sendiri. Sementara annie keras bukan karena wataknya tapi metode yang digunakan adalah bagaimana pentingnnya Kepatuhan. Sehingga hampir setiap hari mereka bertengkar.
Keluarga hellen keller hampir memulangkan Annie namun sebelum itu terjadi,annie memberikan keajaiban kepada hellen keller. Saat itu hellen Keller tidak lagi menjadi Liar,selain itu ia juga mengerti bahwa segala sesuatu memiliki nama. Wlaupun komunikasi hanya sebatas Gerak tangan dan sentuhan,dia terus Belajar dan tidak terhitung lagi jumlah Nama benda yg diketahui oleh hellen keller. Annie memegang tangan helen dan mencelupkan tangannya ke dalam air,kemudian ia megucapkan “water” (Air). Saat  tangan hellen keler menyentuh tanah,annie mengucapkan kata “Land” (tanah) dan dilakukan sebanyak 30 kata perhari. Helen pun diajarkan cara membaca huruf braile sampai ia menegerti dengan apa yang di maksud.
Dalam Bukunya Helen keller manulis “saya ingat hari terpenting dalam hidup saya adalah saat guru saya,anne masfield Sullivan dating kepada saya.” Dengan tekun anne mengajar hellen untuk berbicara melalui gerakan mulut,sehingga hellen keller berkata “ hal terbaik & terindah yang tidak bisa dilihat maupun disentuh adalah oleh dunia adalah hal yang dirasakan di dalam hati.”
Lama kelamaan,annie tidak lagi bertindak sebagai guru namun ia bertindak sebagai pendamping hidup hellen. Ia mengajarkan bacaan – bacaan penting mulai sastra hingga ideology. Potensi tergali hingga pengetahuan hellen berkembang pesat. Nama hellen keller mulai mencuat saat direktur institute perkins Michael anagnos dalam laporannya menyebut hellen keller sebagai anak ajaib. “fenomena yang tidak pernah terjadi di dalam sejarah” Koran – Koran memuat foto hellen keller tengah membaca Shakespeare dan menceritakan anak buta-bisu-tuli yang bisa bermain piano dan menjawab soal geometri menggunakan balok. Saat itu umur hellen keller menginjak 8 tahun.
Lalu annie membawa hellen keller ke institute perkins Bersama Alexander Graham Bell dan mampir ke Washington untuk bertemu president Cleveland. Hellen juga bertemu dengan tokoh terkenal saat itu seperti O.W Holmes, John GreenHalf Whitier dan Lain – Lain.
Menjelang usia 10 tahun Hellen keller telah menarik perhatian Publik. Tak hanya public amerika tapi juga dunia ia mendapatkan kehormatan dari Ratu Victoria dan ratu Yunani. Dan setelah kemampuannya memadai ia bersekolah atas bantuan para penyandang dana. Sepuluh tahun kemudian hellen Keller menjadi mahasiswa Buta – Tuli pertama di Radclife college. Ia belajar bahasa perancis, Jerman, Yunani dan latin melalui huruf Braille.  Pada usia 20 tahun ia kuliah di radclife colledge cabang Universitas Harvard Khusus wanita. Anne menemani Hellen untuk membaca buku pelajaran melalui tangan hellen. Sejak itu ia aktif menulis terutama tentang kisah hidupnya. Beragam jurnal memuat tulisannya. The story of my life adalah buku pertamanya, buku – buku berikutnya lahir di beberapa tahun kemudian. Dalam waktu 4 tahun Hellen Lulus dengan predikat Magna cum Laude.
Jalan hidup hellen keller benar- benar melampaui keterbatasan fisiknya. Setelah lulus dari radclife ia tak hanya menulis tetapi juga menjadi pembicara. Bersama annie ia berkeliling dari Negara – ke Negara,dari benua – ke benua. Hellen juga sempat mecicipi dunia film. Ia meraih piala Oscar setelah film biografinya, The Uncoquered dinobatkan sebagai film documenter terbaik dunia pada tahun 1955. Film biografinya yang lain juga mendapat 2 piala Oscar yaitu The Miracle Worker.
Kegigihan hellen mengetuk hati banyak orang,ia dijadikan duta untuk beragam aksi social. Harvard Univercity memberikan Gelar doctor kepadanya pada tahun 1955. Itu adalah gelar pertama bagi wanita di universitas tsb, penghargaan yang sama juga ia dapatkan dari berbagai universitas di beberapa Negara.
Kisah Hidup Hellen Keller menyadarkan banyak pihak bahwa orang – orang dengan keterbatasan fisik tidak harus dikucilkan dan dikasihani. Yang dibutuhkan adalah ruang baik untuk menggali potensi maupun aktualisasi. Hellen keller meninggal pada usia 88 tahun tepatnya 1 juni 1968. Sementara gurunya annie meninggal 32tahun sebelum itu. Kisahnya yang mengharu biru menginspirasi banyak orang yang memiliki keterbatasan fisik.

"Dikutip dari buku The Story of Hellen Keller 


No comments:

Post a Comment