This story is dedicated
to my beloved friends, brother and every unlucky people around me that was got
my liar…
I so sorry and
thank you still believe me
Based on true
story with little bit liar drama…
Ada
pepatah yang mengatakan bahwa kejujuran yang terburuk lebih baik daripada
sebuah kebohongan dengan tujuan apapun.
Tapi dalam bebebrapa hal,mungkin hal itu bisa di bantah.
Tulisan ini bukanlah tulisan yang
dibuat untuk mecari pembenaran dari sebuah kebohongan. Kebohongan dengan alasan
apapun tetap saja salah tapi, banyak orang melakukan kebohongan dengan tujuan
mulia. Contoh: pedagang yang menjual barang2nya dengan berbohong untuk mencari
keuntungan (walaupun tidak 100% dibenarkan) ataupun seseorang yang harus
berbohong untuk bisa membuat seseorang menjadi lebih baik. Dan ini adalah inti
dari tulisan ini.
Disebuah Negara hidup seseorang yang
sering mengalami kegagalan dalam karir maupun kisah cintanya, namun ia memiliki
sesuatu yang juga dimiliki oleh orang lain namun ia membuatnya special yaitu ia
bisa menipu orang lain dengan sangat baik, caranya berbicara, caranya
berexpressi, dan juga caranya meyakinkan orang lain tentang siapa dia. Nama
orang itu adalah “alexander”. Dan orang2 memanggilnya dengan nama “alex”.
Suatu saat ia pergi kekota dan
bertemu dengan beberapa tentara yang ternyata adalah tentara dengan pangkat
tinggi dan juga sangat dihormati,sehingga banyak masyarakat di kota itu memuja
dan terinspirasi oleh tentara tersebut. Ia pun akhirnya bertemu dengan pimpinan
tentara tersebut dengan mengaku sebagai salah satu tentara yang sudah
berpengalaman dalam pertempuran dan di kota itu ia sedang berlibur atas
keberhasilannya dalam memenangkan sebuah pertempuran. Akhirnya ia bergabung
dengan tentara tersebut dan ternyata, tentara tersebut adalah sebuah pasukan
khusus yang terdiri dari orang orang terbaik. Suatu hari tibalah mereka di
sebuah kota kecil yang memiliki sedikit penduduk dan hanya terdapat bebeberapa
puluh pemuda. Dan salah satu alasan mengapa tentara itu berkeliling dari satu
kota ke kota lain adalah untuk mencari tambahan pasukan karena saat itu sedang
terjadi peperangan.
Seperti kota kota lainnya,dikota ini
penduduknya juga sangat terinspirasi oleh pasukan khusus ini dan alex melihat
ini sebagai sebuah jalan untuk membantu penduduk di kota ini memulai kisah yang
baru. Akhirnya ia meceritakan kepada pemuda – pemuda di desa itu bagaimana ia
berjuang melawan musuh musuhnya dan ia bercerita bahwa sebelum kematian datang,
jangan pernah menyerah untuk berjuang. Ia juga mengajari beberapa tehnik
berperang yang ia ketahui dari obrolan bersama teman – temannya. Dan dengan
caranya berbicara akhirnya pemuda pemuda di kota kecil tersebut benar benar
percaya dan melakukan apa yang alex katakan. Satu hal yang membuat alex berbeda
dengan “penipu” yang lainya adalah,ia menipu untuk merubah kehidupan orang lain
menjadi lebih baik. Dan ia percaya ketika seseorang terisnpirasi, ia akan
termotivasi untuk meniru dan akan melakukan hal hal yang telah ia percayai
tanpa berpikir resiko yang akan timbul. Dan alex selalu membuat orang orang
yang terinspirasi oleh kebohongannya menjadi orang yang lebih baik. Pada
akhirnya,orang orang yang dilatih oleh “kebohongan kebohongan” alex menjadi
pasukan yang menguasai banyak tehnik perang dan juga tidak pernah menyerah
sampai kematian datang kepada mereka. Namun ternyata sebagian orang yang
akhirnya tahu siapa alex sebenarnya, mereka mulai mermehkan alex,kecewa dan
juga merasa kecewa dan motivasi untuk meniru alexpun menjadi hilang dan pada akhirnya
ketika kota mereka mendapat serangan berikutnya, dan sebagian dari mereka
menjadi seseorang yang pengecut,yang lari dari perang bahkan menyerah kepada
musuh sebelum dilukai. Karna harapan mereka menjadi hilang.
Suatu
saat ada seorang anak laki laki bernama maximilien yang meminta alex untuk mengajarinya tehnik
berperang, karena mendengar kisah beberapa pemuda yang berhasil menjaga kotanya
dari serangan musuh dan mendengar bahwa pemuda pemuda itu di latih oleh
seseorang yang bernama alex. Ia ingin menjadi seorang tentara yang hebat di
kota itu.
Setelah beberapa hari,akhirnya anak
itu bertemu dengan alex, dan memohon agar dijadikan murid. Melihat semangat
anak ini alex sangat senang dan mau mengangkatnya menjadi murid. Namun,ia
meminta beberapa syarat. Yaitu;
1. Ia
harus mengikuti apa yang alex katakan.
2. Mereka
harus menjaga jarak agar tidak terlalu dekat/akrab
3. Apapun
yang terjadi jangan pernah melihat masa lalu.
Dan
mulailah alex menceritakan kisahnya dan bagaimana strategi berperang (yang ia
gambarkan dengan membuat logika) namun karena sang murid sangat bersemangat,
dalam beberapa bulan anak ini sudah menguasai semua yang alex ajarkan termasuk
bagaimana menaklukan wanita. Dan ketika berkecamuk perang di Negara itu,ia
mendaftar sebagai tentara. Sebelum pergi alex memberika sebuah surat kepadanya
dan meminta ia membaca ketika ia sudah memiliki jabatan yang tinggi atau jika
maut sudah akan menjemputnya.
Dalam beberapa tahun, setelah
mengalami beberapa pertempuran hebat dan kisah kisah heroic di medan perang,
akhirnya maximilien menjadi pejabat setingkat jendral dan akan memimpin pasukan
untuk berperang yang menjadi peperangan terbesar pada aman itu. karna
kesibukannya dalam memegang jabatan penting, ia lupa membaca surat dari alex
dan akhirnya ketika bulan menerangi perkemahannya ia tidak sengaja menemukan
surat itu dan ia membaa surat itu.dan isi surat itu:
Saat ini
mungkin adalah waktu yang tepat untuk mengatakan sebuah kebenaran tentang
diriku, dulu aku adalah pemuda yang bukan siapa siapa, aku bukanlah seseorang
yang engkau bayangkan. Aku tidak pernah menjadi seorang tentara. Aku juga tidak
pernah melakukan satu pertempuranpun.. aku selalu gagal dalam percintaan dan
tidak memiliki prestasi apapun namun aku tahu jika manusia selalu melihat siapa
yang berbicara,bukan apa yang di bicarakan… jika aku tidak pernah
berbohong,maukah kau menjadi muridku,, anaku?? Akankah ada orang yang akan mau
melakukan apa yang aku minta?? Itulah alasan mengapa aku memberikan 3 syarat
kepadamu.. dan aku tidak ingin akrab denganmu bukan karena aku sombong tapi
karena aku idak ingin engkau mengetahui siapa aku sebenarnya, biarlah fantasimu
dan imajinasimu yang membayangkan siapa aku… manusia gagah yang menginspirasi
bnyak orang. mungkin saat ini engkau sudah sukses dengan impianmu atau mungkin
saat ini engkau sudah menghadapi maut… tapi apapun yang engkau hadapi,
janganlah pernah kehilangan harapan… walaupun aku telah membohongimu tapi aku
melakukannya karna aku ingin menjadikanmu manusia yang hebat tidak sepertiku..
aku bukan siapa siapa,hanya penipu yang bermulut besar dngan impian menjadikan
pemuda sepertimu memiliki kehidupan yang penuh dengan makna… maafkanlah aku
anaku,.,
Setelah
membaca surat itu, mata maximilien bersinar dan ia tersenyum, ia berkata:
terima kasih alex, aku akan menangkan pertempuran ini dan akan kubuat orang
orang berkata bahwa aku adalah putra dari Alexander (Max the son of Alexander)
setelah itu ia mengambil pisau dan menulis sesuatu di sebuah pohon dan tertulis
“ semua orang akan terinspirasi orang besar
tapi tak semua orang ditakdirkan untuk menjadi orang besar, namun ada beberapa
orang yang tidak pernah memiliki kesempatan itu namun berusaha berbuat untuk
orang lain yang bahkan sebagian orang besar tidak pernah pikirkan…
Esoknya
pertempuranpun terjadi, walau pasukan Maximilien menang namun ia tertangkap dan
tak ada yang tahu bagaimana kabarnya, sebagia mengatakan ia di exsekusi mati,
sebagian mengatakan ia di penjara seumur hidup di sell yang di buat di pulau
seperti kisah “The count of monte cristo” dan sebagian mengatakan bahwa
beberapa bulan setelah perang itu, maximilien dibebaskan karna pihak musuh
akhirnya kalah dalam konflik panjang yang akhirnya berakhir.. dan menceritakan
kisah kisah heroiknya dan mengajari tehnik dan strategi perang kepada pemuda di
kota kota kecil seperti yang dilakukan alex.. dan dimana alex?? Ia tetap menipu orang orang
dari satu kota ke kota lain, menjadi orang dengan mulut besar yang tak pernah
lelah menginspirasi dan memotivasi orang bahwa ada sesuat yang sangat berharga
di dalam kehidupan.. dan namanya adalah “Harapan”
Dari
kisah di atas, apa pesan moral yang di dapat? Kebohongan tidak selamanya
buruk?
No comments:
Post a Comment