Friday, 20 May 2016



Maha Cinta Rahwana

“Oh tuhan, jika cintaku ini salah mengapa kau Bangun megah perasaan ini di dalam Sukmaku”.
Itulah penggalan kata kata yang diucapkan oleh rahwana dalam konser musik “ Maha Cinta Rahwana yang diadakan di Taman Ismail Marzuki pada jum’at malam 30 agustus 2013. pagelaran music ini memotret tokoh rahwana dalam sisi yang berbeda. Bukan sebagai raksasa yang meyeramkan seperti cerita cerita sebelumnya ( cerita tentang Ramayana, Rahwana selalu digambarkan sebagai tokoh antagonis) tapi dari sisi kemanusiaan, dimana rahwanapun ternyata memiliki rasa cinta kepada dewi Sintha, istri dari raja ayodya pura, Sri Rama.  Yang akhirnya menjadi penyebab dari hancurnya negri alengka atau sekarang disebut dengan srilangka. Tapi tulisan ini bukan untuk membahas bagaimana pagelaran konser music oleh budayawan Sujiwo tejo itu berlangsung tapi untuk membaha tentang cinta yang tumbuh di tempat yang salah.
Kadang membicarakan topic yang melankolis juga menyenangkan karena sebagai manusia, kita tidak bisa menyembunyikan perasaan untuk menyayangi seseorang ataupun ingin disayangi. Banyak penelitian yang mengatakan bahwa manusia dibagi menjadi 2 bagian yaitu emosi dan logika. dan emosi selalu mengendalikan bagaimana kita bisa merasakan sedih,senang, galau, gelisah khawatir dan yang lainnya. Dan perasaan yang benar benar mengendalikan emosi manusia adalah sesuatu yang disebut dengan cinta. Banyak pengertian berbeda tentang cinta, tapi sekarang kita akan membahas tentang cinta yang tumbuh di tempat yang salah
 ( Love on the wrong place).

 
Yang dimaksud dengan cinta yang tumbuh di tempat yang salah adalah perasaan terhadap seseorang yang seharusnya tidak terjadi karna berbagai alasan. Misalkan cinta kepada sahabat, cinta kepada pacar teman, cinta kepada pacar saudara,bahkan cinta kepada orang yang sudah punya pasanganpun termasuk salah karena tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.. Tapi cinta itu adalah bagian dari emosi dan itu sangat berlawanan dengan logika. jadi tidak ada benar ataupun salah. Jadi tidak heran jika banyak lagu lagu yang liriknya membenarkan hal ini termasuk juga puisi puisi dan juga novel. Contoh: sebuah karya sastra klasik karya F Scot Fitzgerald yang berjudul The Great Gatsby yang menceritakan tentang perselingkuhan. Walaupun di dalam novel ini menggambarkan bagaimana  tokoh utama mengejar kembali cinta lamnya yang sudah bersuami.
Hal ini juga pasti pernah terjadi dalam kehidupan kita, dan sangat sulit untuk menghindari hal ini. Misal: ketika tiba tiba kita memiliki perasaan kepada pacar dari sahabat kita sendiri. Ada beberapa cara orang untuk menghadapi hal ini seperti:
1.      Menjauhi keduanya, agar tetap bisa menjaga hubungan dengan sahabat walaupun sedikit merenggang namun tidak pernah merasa cemburu.
2.      Membunuh perasaan sendiri, walaupun makan hati tapi demi persahabatan.
3.      Berusaha menyembunyikan perasaannya, dan seolah2 tidak terjadi apa apa namun tetap menjadi pemuja rahasia seperti mencari - cari tahu apa yang sedang dilakukan oleh pacar sahabat, buka2 media sosial, ngedownload photo, n dll
4.      Maen terobos, ngajakin selingkuh, berusaha ngerusak hubungan mereka, gak peduli hubungan baik sama sahabat bakal rusak.
5.      Ngajakin berhubungan sembunyi sembunyi, rela dijadiin yang ke2, berusaha dapet keduanya.
6.      Nyari pelampiasan, berusaha melupakan, dan berusaha agar terlihat tidak terjadi apa apa. Walaupun makan hati karna prinsip sahabat lebih penting daripada pacar.
Yah itulah yang disebut dengan perasaan. tidak bisa diprediksi dan sulit untuk dikendalikan. Cinta berbeda dengan kagum,sympati,empati atau perasaan yang lainnya.
Dan seperti apa yang dikatakan oleh Rahwana, Jika perasaan ini salah, kenapa harus tumbuh megah di dalam hati?


220520150409
For the kiss of eve.

Tuesday, 3 December 2013

lima karakter manusia di masyarakat...





Lima Jenis Orang

Ada lima jenis orang : Egois, Fanatik, Munafik, penipu dan bodoh / bijak, yaitu :

 

Orang Egois

Orang egois akan menganggap dirinya paling dan selalu mengangap dirinya paling benar serta melihat orang lain di bawahnya dan perlu diluruskan. Orang yang seperti ini akan selalu tertipu dan pada akhirnya ia selalu menyesali perbuatannya.

Orang Fanatik

Orang fanatik akan menganggap dirinya sudah suci dan masuk surga, ia menganggap orang lain tersesat dan harus disucikan. Orang seperti ini akan selalu menonjolkan ajarannya dan berkata katanya, padahal ia sendiri masih tidak yakin apa ini benar / salah.

Orang seperti ini biasanya sangat sensitif dan cepat bersemangat, tetapi cepat turun. lama kelamaan ia bingung dan akhirnya ia malah meninggalkan ajaran sebenarnya serta tidak mau mengikuti ajaran yang dulu ia banggakan.

Orang Munafik

Orang munafik akan menganggap dirinya penting dan tidak memperdulikan orang lain, ia hidup untuk dirinya sendiri sampai-sampai ia mengikari keinginan hatinya, kerjaannya menutupi keinginannya dan berpura-pura tidak mau dan mengingkari kemauannya sendiri.
Hati dan perkataan tidak sama. Mau / tidak mau sangat sulit di bedakan, ia hidup dalam penyangkalan diri sendiri dan kahirnya ia tidak bisa tahu apa itu kebahagiaan.

Orang Penipu

Orang penipu akan menganggap dirinya paling pintar padahal ia tahu ia tidak seberapa pintar. Ia berusaha mengalahkan dan mencari kelemahan orang lain, kemudian ia bersikap bagai guru besar dan pengajar paling benar, kerjaannya membuat orang fanatik dan percaya padanya, sesudah ia akan mencari keuntungan dari orang itu. Ada pepatah berkata, "Kebijakan orang bijak juga dipelajari oleh penipu."

Orang Bodoh / Bijak

Ia hidup apa adanya dan bersikap apa adanya, terkadang ia membuang kesempatan karena melihat kebenaran, ia menolak keuntungan demi kejujuran, melihat kenyataan dan menjalani kenyataan.

lima jenis karakter orang



Lima Jenis Orang

Ada lima jenis orang : Egois, Fanatik, Munafik, penipu dan bodoh / bijak, yaitu :

Orang Egois

Orang egois akan menganggap dirinya paling dan selalu mengangap dirinya paling benar serta melihat orang lain di bawahnya dan perlu diluruskan. Orang yang seperti ini akan selalu tertipu dan pada akhirnya ia selalu menyesali perbuatannya.

Orang Fanatik

Orang fanatik akan menganggap dirinya sudah suci dan masuk surga, ia menganggap orang lain tersesat dan harus disucikan. Orang seperti ini akan selalu menonjolkan ajarannya dan berkata katanya, padahal ia sendiri masih tidak yakin apa ini benar / salah.

Orang seperti ini biasanya sangat sensitif dan cepat bersemangat, tetapi cepat turun. lama kelamaan ia bingung dan akhirnya ia malah meninggalkan ajaran sebenarnya serta tidak mau mengikuti ajaran yang dulu ia banggakan.

Orang Munafik

Orang munafik akan menganggap dirinya penting dan tidak memperdulikan orang lain, ia hidup untuk dirinya sendiri sampai-sampai ia mengikari keinginan hatinya, kerjaannya menutupi keinginannya dan berpura-pura tidak mau dan mengingkari kemauannya sendiri.
Hati dan perkataan tidak sama. Mau / tidak mau sangat sulit di bedakan, ia hidup dalam penyangkalan diri sendiri dan kahirnya ia tidak bisa tahu apa itu kebahagiaan.

Orang Penipu

Orang penipu akan menganggap dirinya paling pintar padahal ia tahu ia tidak seberapa pintar. Ia berusaha mengalahkan dan mencari kelemahan orang lain, kemudian ia bersikap bagai guru besar dan pengajar paling benar, kerjaannya membuat orang fanatik dan percaya padanya, sesudah ia akan mencari keuntungan dari orang itu. Ada pepatah berkata, "Kebijakan orang bijak juga dipelajari oleh penipu."

Orang Bodoh / Bijak

Ia hidup apa adanya dan bersikap apa adanya, terkadang ia membuang kesempatan karena melihat kebenaran, ia menolak keuntungan demi kejujuran, melihat kenyataan dan menjalani kenyataan.

behind the scene of silvestre stalone





Ia lahir dari keluarga miskin di New York, di tangga pintu sebuah sekolah.

Akibat proses kelahiran yg kurang lancar, ada kelainan saraf di bagian mukanya, sisi kanan wajahnya menjadi tdk normal.

Ia juga berbicara gagap, & ujung bibirnya selalu tertarik ke bawah.

Karna kekurangannya, di usia remaja ia dimasukkan ke sekolah bagi anak dgn kebutuhan khusus.

Ia punya mimpi utk menjadi aktor.
Ia mengikuti audisi ke mana-mana, tapi wajahnya yg "seperti org cacat mental" & gaya bicara yg gagap, serta aktingnya yg kaku, membuat ia selalu di tolak.

Tapi ia pantang menyerah walau ditolak sebanyak 1500x.

Dia mendapatkan peran pertamanya dgn datang ke sebuah agency pukul 4 sore,
Tapi agen film menolak utk bertemu dgn nya.

Keesokan paginya ketika sang agen datang, ia menemukan si pemuda tetap menunggu.

Akhirnya sang agen tsb tdk tega & memberinya kesempatan sebagai pemain figuran yg muncul beberapa menit saja.

Hidupnya tak kunjung membaik.
Istrinya mulai tdk tahan & selalu memintanya mencari pekerjaan "sungguhan", tapi ia tetap bersikeras dgn impiannya di dunia akting.

Titik terendah dlm hidupnya adalah saat ia harus menjual Timmy, anjing kesayangannya US $25 utk bisa menyambung hidupnya.

Pemuda tsb adalah Sylvester Stallone, yang biasa dipanggil "Sly".

"Rocky" & "Rambo" adalah beberapa film awal yg dibintanginya & melambungkan namanya sebagai ikon film laga Hollywood